Kunjungan Pertama di 2017: Makam Kanjeng Djimat, Bupati Pertama Nganjuk

Alih-alih mengunjungi makam Ibu saya dan kakek saya, saya malah sowan ke makam tokoh sejarah Nganjuk, di hari pertama tahun 2017. Beliau bernama Kanjeng Djimat Sosrokusumo yang wafat sekitar empat abad yang lalu. Tujuan saya ke sana selain mencari tahu lokasi makam, juga mengajak calon suami nyekar ke makam orang nomor 1 di Kabupaten Nganjuk. Read more ›

Tagged with: , , , ,
Ditulis dalam Jalan-jalan

Perpustakaan Kabupaten Nganjuk

Minggu kemarin sempat pulang dulu ke kampung halaman. Sekalian mampir ke warung soto milik calon mertua sepupu saya. Lokasinya terletakdi Jl. Diponegoro tepat di sebelah utara fashion store Mentari. Sambil menunggu sepupu saya melayani pembeli yang datang silih berganti, tiba-tiba mata saya tertuju pada perpustakaan daerah (perpusda) yang tepat ada di depan warung soto. Tanpa ragu, saya pamitan pada sepupu saya untuk mampir di perpusda tersebut. Read more ›

Tagged with: , , , , ,
Ditulis dalam Jalan-jalan

Andai Transportasi Umum Murah dan Nyaman itu Ada di Indonesia

Setelah blogwalking ke sana ke mari, akhirnya saya menemukan cahaya tentang transportasi murah. Banyak saya lihat tulisan blogger lain yang sudah mencicipi udara di Hongkong maupun Jepang telah merasakan nikmatnya transportasi murah. Barangkali, saya bisa merasakan hal yang sama di tanah kelahiran saya ini. Tapi, eh… kapan? Saya sendiri belum tahu. Pastinya, untuk saat ini, transportasi umum yang murah hanya bisa diperoleh melalui bus antarkota. Tapi dengan risiko yang lumayan juga.

Read more ›

Tagged with: , , , , , , , , , , , , ,
Ditulis dalam Umum

Mengeksekusi Binatang pun Ada Aturannya, Apalagi Mario Teguh

Menjelang hari raya Idul Adha, harusnya saya bisa melaksanakan puasa sunah arafah. Namun, tamu bulanan datang tak terduga setelah perut masih terasa kenyang akibat sahur. ‘Kan jadi bantet gitu rasanya badan ini. Tapi yang sedang membuat saya gundah bukan itu, melainkan binatang kurban untuk besok. Ya. Sapi dan kambing. Atau onta di belahan bumi yang lain. Saya khawatir melihat mereka dirundung ketakutan saat dikumpulkan di sebuah lapangan, lalu melihat salah satu kerabatnya terikat dan mati mengenaskan. Ngeri.

Read more ›

Tagged with: , , , , , , , , , ,
Ditulis dalam Umum

Menonton Suicide Squad, dan Trailer Tahun Lalu yang Bikin Greget

Akhirnya, saya kesampaian juga menonton action supervillain yang sudah rilis trailernya setahun yang lalu. Film Suicide Squad yang sudah heboh gara-gara trailernya satu tahun yang lalu itu sukses membuat saya duduk di bangku XXI Lenmarc, Surabaya nomor 3 dari depan (saking banyaknya yang pengen nonton). Ok, never mind. Asalkan nggak duduk di bangku depan pas film Insidious atau The Conjuring aja.

Read more ›

Tagged with: , , , , , , , , , ,
Ditulis dalam Review

Menulis itu Gampang! Yakin?

Sejak menghabiskan waktu di depan meja editor di sebuah penerbit di Surabaya, saya terus berpikir tentang kaidah-kaidah penulisan ilmiah dan korelasinya dengan imajinasi. Tentu dalam penulisan ilmiah akan sangat sederhana dari segi tata letak dan kebakuan berbahasa, akan tetapi dari segi konten tulisan, sebuah tulisan terasa hampa tanpa penulis yang imajinatif ketika membuat sebuah tulisan dengan kaidah ilmiah. Di situ kadang saya merasa bosan dengan tulisan-tulisan penulis yang hanya mengambil copas dari artikel online atau re-write dari buku-buku lain yang sejenis.

Read more ›

Tagged with: , ,
Ditulis dalam Fiksi

Cuka Apel, Holistik, dan In Harmony Clinic di Tengah Maraknya Pengobatan Non-Alami

Memiliki darah keturunan diabetes dan kolesterol memang menjadi mimpi buruk bagi saya. Belum lagi ketika kakak laki-laki saya yang baru berusia 34 tahun ternyata sudah divonis terkena diabetes. Rasanya hal itu menjadi semacam peringatan buat saya pribadi yang masih di bawah usia 30 tahun. Peringatan lain yang mengancam saya adalah biaya pengobatan kedua orang tua saya yang cukup mahal sepanjang tahun. Jadi, selain menjaga pola makan dan gaya hidup, saya juga merasa wajib mengenal beberapa sumber alami yang dapat menolong saya dari ancaman penyakit dan tagihan rumah sakit. Bahan alami yang ingin saya kenalkan adalah ‘cuka apel’.
Read more ›

Ditulis dalam Uncategorized

Cala Ibi: Ledakan Metaforis dalam Dua Semesta

Bapak menamaiku. Ibu memimpikanku. Dan aku, memimpikan sebuah nama, yang bukan namaku. – Cala Ibi, Nukila Amal

Sudah sebulan saya tidak mengisi blog karena tetiba saya sudah berada di sebuah ruangan yang biasa disebut ruang Redaksi di sebuah penerbitan di Surabaya. Hari pertama masuk sebagai editor magang, sudah disibukkan dengan rentetan naskah LKS yang membuat saya sulit menjamah novel Cala Ibi dan blog ini. Meskipun belum sempat menyentuh titik akhir novel ini, otak saya sudah gatal ingin menumpahkan banyak hal tentang Cala Ibi. Novel yang membutuhkan kegigihan untuk mencerna isi yang metaforis.

Read more ›

Tagged with: , , , , , , , , , ,
Ditulis dalam Fiksi

Ritual Pagi: Mojok, Ketawa Ketiwi Sendiri

Apa sih ritual pagi hari yang banyak dilakukan orang ketika bangun tidur? Kira-kira seperti ini fenomena yang sedang jadi kritikan untuk muda mudi era gadget ini. Bisa jadi saya adalah salah satunya: buka gadget. Entah kenapa, mungkin karena masih single dan LDR jadi sebagai penyemangat untuk membuka mata adalah membuka hape pintar. Saking sepinya karena tidak ada yang menyapa saya untuk bangun dan bikin saya tersenyum, pelarian saya ya membuka gadget. Tapi tenang, saya membuka facebook bukan mau update status ‘Baru bangun, niiech..’ atau posting foto selfie dengan muka bengep dengan caption ‘baru bangun’. Melainkan mau membaca tulisan-tulisan dari fanpage Mojok.co yang memang sering saya jumpai di pagi hari nangkring di beranda saya yang paling atas. Dan tulisan-tulisannya lebih banyak bikin saya ketawa sendirian di pagi hari. Mood booster supaya lebih melek.
Read more ›

Tagged with: , , , ,
Ditulis dalam Review

Belajar Memahami Bakat dari Po, Si Panda

“Everybody is a genius. But if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will live its whole life believing that it is stupid.” – Albert Einstein

Meskipun saya belum punya anak, minimal saya pernah jadi anak-anak, saya sangat peduli dengan pengembangan bakat pada anak-anak. Akhir-akhir ini, jarang sekali saya melihat orang tua yang benar-benar fokus pada bakat anak kemudian mengembangkan potensinya itu. Setelah menonton Kungfu Panda 3, saya semakin yakin kalau mendidik anak tidak harus menjadi seperti guru atau orang tuanya, atau hanya tergesa-gesa mengejar angka dalam raport, karena setiap individu adalah unik.
Read more ›

Tagged with: , , , , , , ,
Ditulis dalam Review
Follow Tinta Wungu on WordPress.com
S.A.I.A


Blog pribadi saya seputar apa yang saya ingin sampaikan lewat tulisan. Saat ini masih berprofesi sebagai freelance writer.

Domain.id hanya 55K/tahun!
Daftar Sekarang!
Pekerjakan Saya!